4 Minyak Esensial untuk Mengatasi Kulit yang Rentan Eksim

Minyak atsiri telah digunakan selama beberapa dekade sebagai pengobatan alternatif untuk masalah kulit, terutama eksim. Eksim adalah peradangan pada kulit yang membuat kulit terasa gatal, kering dan merah.

Biasanya, dokter akan memberikan obat-obatan seperti hidrokortison atau kortikosteroid lain untuk mengurangi gejala. Namun, ternyata mungkin untuk menggunakan minyak esensial untuk tujuan yang sama.

Berbagai jenis minyak esensial untuk perawatan eksim

Sebelum menggunakan beberapa minyak esensial berikut untuk perawatan eksim, cobalah berkonsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu.

Jika dokter Anda setuju dan merekomendasikan penggunaan minyak alami ini, jangan lupa untuk bertanya dan mengikuti saran dokter Anda.

  • Minyak jojoba

Menurut sebuah penelitian pada 2017 pada jenis minyak alami yang dapat mengatasi masalah kulit, minyak jojoba telah mampu membantu mengurangi gejala eksim.

Jojoba adalah tanaman yang hidup di musim kemarau dan memiliki umur yang cukup panjang. Ini karena kemampuannya untuk menyeimbangkan zat pengoksidasi tinggi dan mampu menahan lingkungan terdegradasi (rusak).

Minyak ini biasanya ditemukan dalam kosmetik dan produk kecantikan, seperti tabir surya dan pelembab. Selain itu, minyak jojoba telah terbukti efektif dalam membantu penyerapan obat topikal atau topikal.

Karena itu, bagi penderita eksim yang mengeluh kulitnya sangat kering, Anda bisa mencoba minyak jojoba untuk mengatasi masalah tersebut. Kandungan ester lilin (wax ester) di jojoba dapat mencegah kulit mengering dan membuatnya basah.

  • Minyak oat

Selain minyak jojoba, minyak esensial lain untuk kulit eksim adalah oat atau oat. Juga dari penelitian yang sama, oat yang telah disuling menjadi minyak esensial telah terbukti sangat berguna dalam mengurangi gejala eksim.

Minyak gandum (gandum) berasal dari tanaman Avena sativa yang mengandung 36-46% asam linoleat dan 28-40% asam oleat yang terkandung di dalamnya dapat memperbaiki masalah kulit yang timbul.

Dalam penelitian itu disebutkan bahwa ekstrak oat berfungsi sebagai antioksidan dan antiinflamasi.

Selain itu, oat oil juga mengandung avenathramide yang dapat menghambat sitokin, yang merupakan salah satu protein yang mempengaruhi fungsi seluler dalam tubuh, termasuk kulit.

Jika sitokin dihambat, peradangan yang terjadi karena eksim dapat dikurangi. Hasilnya, oat oil dapat membantu mengurangi gejala masalah eksim, seperti gatal-gatal.

  • Minyak bunga matahari

Seperti yang dilaporkan oleh National Eczema Association, minyak bunga matahari memiliki fungsi anti-inflamasi yang membantu meredakan gatal pada kulit.

Tidak hanya itu, penderita eksim biasanya mengeluhkan kulit kering yang harus dikupas. Karena itu, mereka membutuhkan pelembab ekstra untuk kulit mereka.

Solusi untuk masalah ini dapat diatasi dengan minyak biji bunga matahari yang dapat meningkatkan hidrasi kulit.

Ini karena konsentrasi asam linoleat dalam minyak ini cukup tinggi, sehingga membantu produksi sel keratinosit dalam kulit.

Sel-sel keratinosit berperan dalam menciptakan epidermis kulit dengan membentuk struktur seperti dinding bata dengan ikatan keras. Keratinosit pada kulit juga bertindak sebagai penghalang bahan kimia dan patogen masuk dan keluar dari tubuh secara bebas.

Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk benar-benar menunjukkan efektivitas minyak atsiri biji bunga matahari untuk kulit eksim.

  • Minyak chamomile

Pada tahun 2011 sebuah laporan dipublikasikan tentang penggunaan minyak chamomile untuk pengobatan eksim. Hasilnya adalah bahwa chamomile adalah 60% efektif sebagai penggunaan krim hidrokortison 0,25%.

Jenis chamomile yang kaya akan bahan aktif dan tidak berpotensi alergi disebut Manzana. Manzana chamomile dipercaya dapat meringankan gejala eksim, seperti gatal dan kulit bengkak.

Minyak alami, seperti minyak esensial yang berasal dari penyulingan berbagai komponen, seperti chamomile dan jojoba, benar-benar dapat memperbaiki kulit yang rusak.

Namun, tidak semua minyak esensial dapat digunakan untuk mengobati masalah kulit eksim. Yang terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter Anda jika Anda tidak yakin tentang kondisi kulit dan tubuh pada saat itu.

Baca juga :