Jahe

Ini 5 Manfaat Jahe Untuk Kesehatan

Manfaat jahe bukan hanya agar tanaman bisa menghangatkan tubuh. Jahe adalah tanaman yang berasal dari Asia Tenggara. Tanaman jahe ini kemudian menyebar ke berbagai negara. Jahe dikenal karena aromanya yang khas dan digunakan di Cina, India, dan Timur Tengah sebagai bahan memasak dan sebagai obat alternatif.

Jika Anda memilih jahe, terutama jika Anda ingin menggunakannya untuk perawatan, Anda dapat memilih jahe yang masih segar, memiliki tekstur yang kokoh, halus, dan tidak berjamur. Apa Manfaat Jahe bagi Kesehatan?

Jahe segar memiliki rasa yang lebih kuat daripada bubuk jahe, kandungan minyak jahe yang mempromosikan kesehatan juga masih tersebar luas dalam keunggulan jahe segar. Untuk menikmati jahe segar, Anda dapat mencampur jahe dengan hidangan seperti hidangan olahan makanan laut, topping salad, dan smoothie atau campuran jus.

Namun, jika Anda memilih bubuk jahe, Anda harus memilih bubuk jahe murni. Minuman bubuk jahe yang tersedia secara komersial biasanya sudah mengandung tambahan gula. Simpan bubuk jahe dalam wadah tertutup rapat di tempat yang kering, gelap, dan tidak pengap atau panas.

Manfaat jahe bagi kesehatan

1. Mengatasi masalah pencernaan

Manfaat jahe memiliki sejarah panjang dalam menangani masalah pencernaan. Jahe, yang dikenal dari generasi ke generasi, adalah bahan alternatif untuk mempromosikan sistem pencernaan. Kandungan fenol dalam jahe mengurangi gejala iritasi gastrointestinal, merangsang air liur, mencegah kontraksi lambung dan mendukung pergerakan makanan dan minuman selama pencernaan.

Jahe juga dikenal sebagai karminatif, suatu zat yang dapat membantu menghilangkan kelebihan gas dalam sistem pencernaan Anda. Masalah pencernaan seperti kolik dan dispepsia dapat diatasi dengan jahe.

2. Mengurangi mual

Manfaat jahe dapat meringankan mual yang disebabkan oleh mual di pagi hari, pusing, dan efek samping dari pengobatan kanker. Anda bisa makan jahe mentah atau membuatnya menjadi minuman. Jahe dalam bentuk permen juga dapat bekerja dengan baik, terutama saat mengobati mual yang diderita ibu hamil.

3. Mengurangi rasa sakit

Sebuah penelitian yang dilakukan di University of Georgia menyatakan bahwa konsumsi suplemen jahe setiap hari dapat mengurangi nyeri otot yang disebabkan oleh olahraga hingga 25%. Manfaat jahe juga bisa meredakan rasa sakit akibat dismenore dan rasa sakit saat menstruasi. Satu studi menyebutkan bahwa 60% wanita merasa bahwa rasa sakit yang disebabkan oleh menstruasi berkurang setelah makan jahe.

4. Membantu proses detoksifikasi dan mencegah penyakit kulit

Jahe adalah jenis makanan yang disebut diaforis, manfaat jahe juga dapat memicu keringat. Berkeringat sangat bermanfaat jika demam atau flu. Berkeringat tidak hanya mendukung proses detoksifikasi, tetapi juga melindungi Anda dari mikroorganisme yang dapat menyebabkan infeksi kulit.

Para ahli memeriksa sejenis protein yang disebut dermicidin, yang diproduksi di kelenjar keringat dan digunakan untuk melindungi tubuh dari bakteri seperti E. coli, Staphylococcus aureus dan jamur, yang dapat menyebabkan penyakit kulit.

5. Melindungi Anda dari kanker

Salah satu komponen manfaat jahe yang berperan dalam mencegah kanker adalah gingerol, fitonutrien dalam jahe yang juga memberi rasa unik pada jahe. Gingerol dapat mencegah pertumbuhan sel kanker usus besar. University of Minnesota melakukan percobaan pada sekelompok tikus. Pada kelompok yang diberi gingerol, ada 4 tikus dengan tumor usus besar, sedangkan pada kelompok yang tidak diberi gingerol, 13 tikus memiliki pertumbuhan tumor.

Menjelang hari ke-49 penelitian, semua tikus yang belum diberi gingerol akhirnya disuntik sampai mati karena pertumbuhan tumor terlalu besar, sedangkan pada tikus yang diberi gingerol, tumornya setengah ukuran tikus, yang memiliki sudah disuntik mati.

Baca Lainnya >>>